Tempat yang sama,,
tapi kini terasa aneh,,
lagu kita diputar,,
tapi tak terdengar sama,,

saat teman-teman membicarakanmu,,
semua itu menyakitkan,,
karena semuanya telah usang,,
usai dan tiada,,

saat kudengar namamu,,
semua hanya terdengar,,

mungkin karena kesombonganku,,
egoku,,,dan kebodohanku,,
membuat kau tak sebaik dirimu,,

kini aku tak pernah bisa bereskan kekacauan ini,,

meski sakit rasanya,,
tapi itu ulahku,,
aku yang kan pertama kali akui bahwa aku salah,,
walau burung itu tetap berkicau,,
dan senja tetap menemaniku,,
tapi semuanya beda dan sangat berbeda,,

kuharap dia menggenggam tanganmu erat,,
dan mengajakmu dansa,,
lakukan yang seharusnya kulakukan dulu,,

bersenanglah,,
aku doakan kau bahagia,,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.