adakah kau masih ragu menumbuhkan sayap lagi yang patah dihantam gelombang yang menghempaskanmu ke karang saat kau terbang terlalu rendah?.

mulailah dengan mengenali kembali jantung hati yang kau temui disini, di persimpangan musim saat dulu kau pernah singgah untuk mematuk bebiji dan pergi. karena kerelaan, hanyalah angin yang membuatmu seimbang mengarungi langit yang masih tampak biru. dan sebelum hujan kembali tiba, kembalilah kesini, ada cairan kata kental yang hanya bisa dijelaskan dengan bahasa cinta, yang lupa kau teguk saat kau berniat terbang demi sebuah sarang.

dan betapapun sungguh dadaku ini dipenuhi dengan embun yang akan menyejukkanmu, tetap saja, aku tak bisa memaksamu untuk tinggal berlama-lama dan menyesap nektar bunga-bunga padma yang kau mekarkan bahkan hanya dengan cericitmu yang paling pilu. satu hal yang harus kau mahfumi, bahwa aku bukanlah sebuah goda.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.